Thursday, December 12, 2013

Flu Singapura (Hand, Foot, and Mouth Disease/HFMD) adalah penyakit berjangkit infeksi yang disebabkan oleh virus RNA yang masuk dalam famili Picornaviridae (bahasa Spanyol Pico:kecil), Genus Enterovirus (non Polio). Dalam dunia kedokteran, Flu Singapura dikenal sebagai Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) atau penyakit Kaki, Tangan, dan Mulut (KTM). Di dalam Genus Enterovirus terdiri dari virus Coxsackie A, virus Coxsackie B, Echovirus dan Enterovirus. Penyebab KTM yang paling sering pada pasien rawat jalan adalah Coxsackie A16, sedangkan yang sering memerlukan perawatan karena keadaannya lebih berat atau ada komplikasi sampai meninggal adalah Enterovirus 71. Berbagai enterovirus dapat menyebabkan berbagai penyakit.

MENGAPA DISEBUT FLU SINGAPURA?
Penyakit ini sudah ada di tahun 1957 di Toronto, Kanada dan sejak itu terdapat banyak kejadian penyakit ini di seluruh dunia. Dinamakan Flu Singapura karena saat itu terjadi ledakan kasus dan kematian akibat penyakit ini di Singapura (lebih dari 2.600 kasus pada 20 April 2008)

CARA PENULARAN
Penyakit ini sangat menular dan sering terjadi dalam musim panas. KTM adalah penyakit umum yang menyerang anak-anak usia 2 minggu sampai 5 tahun (kadang sampai 10 tahun). Orang dewasa umumnya kebal terhadap enterovirus. Penularannya melalui kontak langsung dari orang ke orang yaitu melalui droplet, air liur, tinja, cairan dari vesikel atau ekskreta. Penularan kontak tidak langsung melalui barang-barang yang terkontaminasi oleh sekresi itu. Tak ada vaktor tapi ada pembawa seperti lalat dan kecoa. Penyakit KTM ini mempunyai imunitas spesifik, namun anak dapat terkena KTM lagi oleh virus strain enterovirus lainnya. Masa inkubasinya sekitar 2-5 hari. Sementara untuk waktu terekspos sampai terkena penyakit 3-7 hari.

GEJALA
Mula-mula demam tidak tinggi 2-3 hari, diikuti sakit leher (pharingitis), tidak ada nafsu makan, pilek, ruam di bagian mulut, tangan dan kaki, dan mungkin di bagian popok. Gejala seperti flu pada umumnya yang tak mematikan. Timbul vesikel yang kemudian pecah, ada 3-10 ulcus di mulut seperti sariawan terasa nyeri sehingga sukar untuk menelan. Timbul rash/ruam atau vesikel (lepuh memerah/blister yang kecil dan rata), papulovesikel yang tidak gatal ditelapak tangan dan kaki. Bila ada muntah, diare atau dehidrasi dan lemah atau komplikasi lain maka penderita tersebut harus dirawat.
Jenis virus tertentu gejalanya dapat lebih parah yaitu :
  • Demam tinggi lebih dari 38 C selama 2 hari.
  • Ada gejala flu, sesak napas, kejang-kejang, ulkus, seriawan pada rongga mulut, lidah, dan kerongkongan.

Jika timbul gejala seperti ini harap sesegera mungkin dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif karena dapat menyebabkan kematian. Tempo pengasingan yang disarankan adalah hingga lepuh kering.

PENCEGAHAN
Pencegahan penyakit Flu Singapura/HFMD dapat dilakukan dengan rajin mencuci tangan setelah beraktivitas, menutup mulut dan hidung ketika bersin dan batuk, menghindari menggunakan alat alat yang sama yang digunakan oleh penderita, membersihkan peralatan yang telah terkontaminasi dengan air liur anak yang terinfeksi seperti mainan anak, permukaan meja, kursi dan lantai, dan jika anak menderita atau terinfeksi, hindari tempat tempat keramaian seperti kolam renang dan fasilitas umum lainnya serta jagalah kebersihan lingkungan.

PENGOBATAN
HFMD merupakan self limitting disease (sembuh dengan sendirinya), penanganan dan pengobatan penyakit ini tidak memerlukan antibiotik. Lakukan tindakan supportif dengan memberikan cairan dan nutrisi yang cukup, obat penurun panas (paracetamol atau ibuprofen) jika disertai demam, dan istirahat yang cukup.
Jangan beri makanan atau minuman yang pedas, asam, atau bersoda, namun diperbolehkan memberikan minuman yang dingin seperti es krim, air dingin, dan air es yang dapat mengurangi rasa sakit di mulut. Cegah dehidrasi dengan memberikan intake cairan yang cukup, karena jika anak menderita penyakit ini, anak malas minum dan makan akibat susah menelan. Berikan makanan yang lunak/lembut agar anak tidak terlalu lama mengunyah. Pada anak yang besar dan sudah bisa berkumur, dapat diberikan cairan kumur antiseptik/analgetik.
Waspada bila muncul gejala yang cukup berat, berupa demam tinggi yang tak kunjung turun, denyut nadi menjadi cepat, sesak napas, diare yang diikuti muntah, gejala dehidrasi berat seperti lemas dan terus mengantuk, nyeri pada leher, lengan, dan kaki, kejang-kejang, muncul keringat dingin, serta gangguan kesadaran. Jika demikian, segera bawa anak ke dokter atau rumah sakit.[/QUOTE]

MITOS vs FAKTA
1.Anak yang terkena flu Singapura dilarang mandi. Faktanyanya, agar mempercepat proses penyembuhan, tubuh anak harus bersih dengan cara mandi.
2.Anak yang terkena flu Singapura harus memakai bedak, agar bentol-bentol di tubuhnya cepat hilang. Faktanya, bedak bisa mengendap pada luka-luka, seperti cacar air yang bisa memperlambat proses penyembuhan.
3.Terkena angin bisa memperparah anak yang terkena flu Singapura. Faktanya, embusan angin tidak akan memperparah kondisi kesehatan anak, tapi bisa menularkan flu ini kepada orang lain.


Sumber:

Tuesday, June 28, 2011

Perawatan Mata Minus

Sampai beberapa tahun kehidupan, bola mata kita terus berkembang. Pada mata yang minus, bola mata memanjang. Sehingga untuk membantu mempertajam penglihatan diperlukan kacamata minus. Begitu juga pada mata positif. Cara kerja mata kita bagaikan lensa. Jika kita terlalu banyak memaksakan mata untuk melihat dalam keadaan gelap atau jauh maka mata akan berakomodasi terus. Semakin sering mata berakomodasi semakin memperlambat kerja penglihatan. Hal itu tentu bisa menyebabkan mata minus ataupun positif. Untuk tidak memperparah mata minus Anda, perhatikan tips berikut ini.

1. Cara termudah untuk perawatan mata minus tak kian bertambah adalah banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung lutein 
Lutein banyak terkandung pada sayuran berwarna hijau. Lutein sangat diperlukan retina sebagai filter terhadap sinar biru yang toksik terhadap makula retina mata. Selain itu ada baiknya Anda juga mengkonsumsi makanan bervitamin A dan beta karoten seperti wortel dan ubi. Banyak-banyaklah konsumsi sayuran, selain Anda mendapatkan manfaatnya bagi mata baik juga untuk tubuh dan kulit kan?

2. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mencegah minus pada mata bertambah 
Salah satunya adalah selalu mencek kondisi mata Anda. Kendati Anda tak merasakan adanya masalah pada mata, tak adal salahnya sesekali memeriksakannya ke dokter. Akan lebih mudah jika bisa diketahui lebih dini.

3. Kendalikan kondisi kesehatan yang bisa berdampak pada penglihatan 
Seperti diabetes dan tekanan darah tinggi. Segera tangani penyakit Anda. Lakukan juga perawatan mata.

4. Lindungi dengan kacamata
Mata minus sebaiknya selalu terlindungi dari radiasi sinar UV. Pilih kacamata yang tepat dengan kualitas baik. Kacamata ini akan semakin penting artinya saat Anda menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer atau TV. Ataupun saat Anda tangah mengkonsumisi obat yang meningkatkan kepekaan mata kita terhadap radiasi sinar UV.

5. Sering-sering mengistirahatkan mata Anda 
Kendati hal ini tak akan mengurangi minus pada mata Anda, setelah berjam-jam duduk di depan komputer cobalah melihat pemandangan lain. Jangan terlalu memfokuskan mata pada komputer terlalu lama.

6. Yang tak kalah harus diperhatikan adalah penerangan yang cukup 
Jangan memaksakan diri membaca dalam gelap atau cahaya yang remang-remang. Sebaiknya juga jangan menonton TV di malam hari dengan lampu mati. Gunakan penerangan yang cukup untuk membantu mata Anda menguasai objek yang ingin dilihat.